7 Perang Terlama Dalam Sejarah Dunia, Ada yang Ratusan Tahun
Tahukah Anda bahwa perang terlama dalam sejarah dunia ada yang mencapai 700 tahun lebih? Meskipun secara resmi disebut berlangsung lama hingga ratusan tahun, tapi bukan berarti mereka setiap hari berperang, ya. Sebenarnya, beberapa perang merupakan kumpulan konflik yang meletus sejak pertama kali ada pengumuman perang hingga muncul perjanjian damai.
Inilah Perang Terlama dalam Sejarah yang Perlu Anda Tahu

Nah, berikut 7 perang terlama dalam sejarah yang bisa Anda ketahui, antara lain:
1. Inggris dan Prancis
Perang antara Inggris dan Prancis menjadi salah satu perang terlama dalam sejarah karena berlangsung selama 748 tahun. Peperangan terjadi ketika William, Duke of Normandy membawa 7 ribu tentara Prancis untuk menyerang Inggris tahun 1066. Alasan penyerangan karena William merasa dirinya berhak menduduki kursi Inggris.
Sejak pertama kali Prancis tiba ke Inggris, keduanya mulai terlibat serangkaian konflik besar hingga tahun 1815. Konflik berakhir dengan perang yang terkenal dengan sebutan ‘perang 100 hari’. Prancis yang saat itu dipimpin oleh Napoleon Bonaparte kalah dan membuat mereka harus segera angkat kaki dari tanah Inggris.
2. Bizantium – Bulgaria
Ketika kekaisaran Bulgaria pertama kali terbentuk tahun 681, hal ini langsung memicu perang dengan kekaisaran Bizantium selama 715 tahun.
Awalnya, Bulgaria memperoleh kemenangan hingga berhasil melakukan ekspansi teritorial ke arah barat daya. Namun, memasuki abad 10, kondisi kekaisaran Bulgaria melemah karena terlibat banyak perang, salah satunya dengan Rusia.
Kemudian tahun 1018, kekaisaran Bulgaria pun jatuh ke kekaisaran Bizantium. Namun, setelah serangkaian pemberontakan terjadi, kekaisaran Bulgaria berhasil merebut sebagian wilayah kekuasaan mereka kembali. Sebab, tepat saat itu Bizantium tengah mengalami masalah internal.
Akhirnya, tahun 1350-an, keduanya sepakat untuk menandatangani perjanjian bahwa kekaisaran Bizantium mengakui kekaisaran Bulgaria kedua. Sayangnya, konflik terus berlanjut dan baru benar-benar berakhir tahun 1396 saat Bulgaria kalah oleh pasukan Turki Utsmaniyah. Bahkan, 57 tahun kemudian, ibu kota Bizantium juga berhasil takluk oleh Turki Utsmaniyah.
3. Perang Utsmaniyah
Perang terlama dalam sejarah berikutnya adalah serangkaian perang yang terjadi antara kekaisaran Utsmaniyah dengan berbagai kekuatan Eropa selama 653 tahun. Konflik bermula dengan perang Bizantium – Utsmaniyah tahun 1255 yang berakhir dengan jatuhnya kekaisaran Bizantium.
Kemudian, perang terus terjadi di benua Eropa, sekitar abad 14 dan 16, pasukan Utsmaniyah berhasil menaklukan Balkan serta sebagian besar wilayah Eropa Tengah. Perang berlanjut lagi pada abad 18 antara Utsmaniyah dengan Rusia, lalu melawan Yunani.
Yunani berhasil menang dalam perang abad ke-19 dan menjadi awal keruntuhan Utsmaniyah yang akhirnya benar-benar kalah tahun 1918, sekaligus mengakhiri dominasi mereka di Eropa.
4. Romawi – Persia
Perang Romawi dan Persia terjadi akibat serangkaian konflik dari tahun 54 SM sampai 628 M. Akar utama peperangan ini adalah masalah agama serta ambisi kekaisaran untuk memperluas wilayah kekuasaan.
Perang yang berlangsung selama 681 tahun ini telah membuat keduanya sama-sama menang dan kalah, mendapat wilayah, lalu kehilangan wilayah kembali. Kalau dilihat secara keseluruhan, sebenarnya tak ada perubahan dari kedua kekaisaran tersebut.
Konflik berkepanjangan ini baru usai saat keduanya mulai melemah. Hal ini langsung para negara Arab manfaatkan untuk bersatu menyerang mereka. Akhirnya, kekaisaran Romawi dan Persia pun jatuh ke tangan Arab.
5. Mexican Indian Wars
Perang terlama dalam sejarah selanjutnya adalah konflik antara pasukan Spanyol (Mexican) dengan orang Indian Meksiko. Konflik keduanya terjadi saat penaklukan kekaisaran Aztec tahun 1519. Kala itu, Spanyol menetap di Karibia sejak akhir 1400-an, lalu membentuk aliansi dengan musuh pribumi Aztec untuk membangun kekuatan dan menggulingkan kekaisaran Aztec.
Pemberontakan yang melibatkan pertumpahan darah berlangsung berabad-abad lamanya. Mexican Indian Wars baru berakhir saat perang Kasta Yucatan tahun 1901. Meski begitu, pertempuran kecil terus pecah hingga tahun 1933 yang mengakhiri konflik selama 414 tahun.
6. Belanda dan Taiwan
Perang yang terjadi antara Belanda dan Taiwan berlangsung selama 359 tahun. Awalnya, Belanda datang ke Taiwan untuk mewujudkan misi mengkristenkan suku-suku asli pada tahun 1623. Beberapa memang ada yang menerima dengan sukarelawan, namun yang lainnya tetap menolak. Penolakan itu membuat Belanda memberikan respon dengan membakar desa-desa tempat tinggal mereka.
Karena tidak tahan dengan penindasan yang Belanda lakukan, suku Taromak mulai mengangkat senjata untuk melawan Belanda tahun 1651. Mereka berhasil mengusir Belanda tahun 1662, tetapi belum ada perjanjian damai waktu itu.
Kemudian, pada tahun 2010, Menno Goedhart, seorang diplomat Belanda datang mencari ketua suku Taromak untuk mengakhiri konflik secara resmi. Prose perdamaiannya sangat sederhana, Goedhart mendatangi gubuk roh desa dan meminta pengampunan dari para leluhur suku. Sehingga, perang yang sudah berlangsung hingga ratusan tahun pun benar-benar berakhir.
7. Perang Arauco
Mulanya, perang ini terjadi pada tahun 1536 ketika Spanyol mencoba menjajah suku Mapuche di Chili. Dalam perjalanannya menjelajahi Selat Magellan, Spanyol mulai menculik ribuan orang Mapuches serta memaksa mereka untuk menyerah.
Walaupun sudah berupaya keras untuk memecah suku, tetapi Mapuche tetap independen dalam kekuasaan Spanyol. Akhirnya, perang Arauco pun meletus selama kurang lebih 290 tahun.
Lalu tahun 1609, mulai ada perjanjian pemeliharaan yang ditandatangani oleh gubernur Chili, hasil tunjukan Spanyol serta para kepala suku Mapuche. Spanyol pun diusir dari Chili hingga perdamaian disetujui tahun 1825.
Itulah beberapa perang terlama dalam sejarah yang bisa Anda tahu. Apapun tujuannya, perang tetap bersifat merugikan karena memakan korban jiwa serta memberikan efek trauma bagi warga sipil.




